Emang Gue pikirin…… asyik betul lagu ini dinyanyikan orang dimana-mana. Katanya sih lagu ini digemari, karena syairnya yang sederhana, mudah dimengerti, dan….. dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Begitulah sebuah infotaiment berkomentar tentang lagu ini. menarik, mencermati bahwa ternyata Emang Gue Pikirin adalah dekat dengan kehidupan keseharian kita. Begitulah, generasi ini adalah generasi EGP. Terutama generasi mudanya, kebanyakan sibuk dengan diri dan dunianya sendiri. Nggak peduli sama yang lain. Meskipun lagu ini dibuat dan dinyanyikan oleh orang yang tidak lagi muda, tapi begitu populer, dan menghipnotis para muda, hingga tak jarang yang menjadikannya “falsafah hidup”nya. Serem kan?
Bukan soal lagunya. Karena bisa jadi isi lagunya sebenarnya bagus, dan mengandung pesan positif. Tapi, kali ini mari kita berpikir tentang Pemudanya. Sekali lagi, Pemuda, terutama Remaja. Remaja adalah awal masa muda, yang memiliki Energi dan potensi luar biasa besar. Hanya saja, kebanyakan remaja nggak mau peduli, dan cenderung mengatakan Emang Gue Pikirin… pada permasalahan diluar dirinya, bahkan permasalahan dirinya sendiri. Wah gawat! Kalo nggak mau mikir, mau jadi apa? Padahal kita semua tahu, pemuda itu tulang punggung negara. Coba pikirin (kali ini nggak boleh “emang gue pikirin” lagi) kalau para pemuda pada masa penjajahan enggak mau peduli tentang pentingnya merdeka, maka Indonesia nggak merdeka dong! Kalau Kartini, yang juga seorang pemuda, (atau pemudi…. boleh lah) enggak peduli dengan permasalahan diskriminasi gender, dan pentingnya pendidikan bagi perempuan, bisa jadi kita yang cewek-cewek, sekarang ni hanya boleh ada di dapur, sumur, kasur, hancur deh!.
Okey, sekarang stop to say : “Emang Gue Pikirin”, tapi “Emang Gue Peduli”. Jadilah bermartabat dengan menjadi remaja yang mikir dan peduli. Mikir, mau jadi apa, memperbaiki diri, dan peduli pada permasalahan disekitar kita. Melek, bahwa disekitar kita ada teman kita yang nggak bisa sekolah karena permasalahan biaya, atau permasalahan lainnya. Bahwa kota malang kita ini, sekarang sudah jadi gersang, panas saat kemarau, dan banjir saat hujan. Pohon-pohon, sudah berganti dengan suburnya mall dan Ruko. Bahwa narkoba, miras, pornografi, tawuran, hiburan malam dan freesex sudah jadi gaya hidup remaja. Teman-teman kita yang masih SMP, banyak lho, yang sudah akrab dengan hal-hal tadi (narkoba, miras,…). ngeri kan? Gimana? Masih enggak peduli? Masih punya moto Emang Gue Pikirin? Okey, now, Open Your mind, Open Your hand, Open Your Herat, Open Yourself. Jadilah lebih baik, dan tebarkan kebaikan.
—pelajarpeduli.Com—
Recent Comments